Gowes Keliling Lebaran

Lebaran kali ini tidak seperti biasanya. Hari pertama dan kedua, sudah dihabiskan bersama keluarga. Hari ketiga inginnya sih mengunjungi tempat wisata, namun beredar berita kemacetan menuju tempat wisata. Akhirnya, terpikirlah ide Gowes Keliling Lebaran yang disingkat jadi Gokil.

Gokil dimulai dari pukul 07.00 WIB. Saya memulai perjalanan dari rumah yang terletak beberapa km dari Kecamatan Katapang. Kemudian saya boseh sepeda Federal WhiteCat menuju tempat pertemuan pertama di daerah Kopo Sayati. Tiba ditempat pertama dikunjungi, kami menikmati minuman coklat dan oleh-oleh dari Medan. Meskipun teteh Elly asli orang Sunda. Oleh-oleh dari adiknya, katanya.

image

image

Kemudian Saya, Teh Lenny, Teh Reffa yang tadi pertama berkunjung bersama Teh Elly melanjutkan gokil ke rumah Teh Lenny yang terletak tidak jauh dari perempatan kopo dekat caringin. Rumah kedua yang dikunjungi, kami menikmati semangka yang mengalahkan panasnya jalanan yang tadi kami lewati.

image

Lalu saya, Teh Reffa, Teh Elly, gowes kembali ke rumah Teh Wini. Teh Lenny tidak ikut karena akan mudik ke Tasik bersama keluarganya. Dari lokasi kami berangkat menuju Wastukencana kediaman rumah Teh Winni. Matahari sudah memancarkan sinarnya diatas ubun-ubuh. Kamipun disuguhi baso. Makanan berat kali ini.

image

Oh iya, ketika di Teh Elly tadi kami diberi oleh-oleh Bantal yang dibuat oleh keluarganya sendiri, tapi memang usaha Teh Elly.

Karena matahari sangat terik, kami istirahat dan mengobrol lama di rumah Teh Wini. Mengeringkan keringat, dan memulihkan tenaga yang habis karena melawan panasnya matahari.

Lalu, sekitar pukul 12.30 WIB kami berlima (Teh Elly, Teh Reffa, Teh Caca, Teh Winni dan saya) berlanjut ke rumah Teh Caca sekitar Cigadung. Kali ini disuguhi oleh tanjakan yang lumayan menguras tenaga. Tiba disana kami disuguhi oleh kue-kue buatan Teh Caca. Enak lho..☺☺

image

Setelah itu, kami berlanjut ke rumah Teh Reffa di daerah Cijambe. Sama-sama menguras tenaga. Kali ini dirumah Teh Reffa kami diberi ilmu mengenai membuat tas dari bahan tali kur, duh saya geleng-geleng karena tidak biasa melakukannya. Tapi buatan Teh Reffa sangat kreatif juga.

image

Dasar ibu-ibu, kami berbincang-bincang hingga senja. Saya yang ingin cepat pulang, tidak enak rasanya. Karena obrolan masih hangat, kemudian sekitar pukul 16.40 WIB saya, Teh Caca dan Teh Elly melanjutkan perjalanan menuju rumah masing-masing.

image

Di dekat caheum saya dan Teh Elly berpisah dengan Teh Caca.

Waduh, perjalanan masih sangat jauh menuju rumah saya. Beruntung saya masih ditemani Teh Elly. Alhamdulillah.. Akhirnya maghrib saya tiba di rumah.

Lelah, namun bisa silaturahmi ke beberapa kediaman pesepeda wanita. Semoga silaturahmi tetap terjalin.
Jazakumullahu Khairan Katsiran. Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s